PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KesehatanPsikologi Perkembangan

aborsi spontan

spontaneous abortion

Ringkasan Singkat

Hilangnya kehamilan secara alami sebelum janin mampu bertahan hidup di luar rahim, lebih dikenal secara umum sebagai keguguran.

Aborsi spontan adalah terminasi kehamilan yang terjadi secara alami tanpa intervensi medis atau bedah sebelum janin mencapai usia viabilitas (kemampuan untuk bertahan hidup di luar rahim).

Kondisi ini, yang secara awam disebut keguguran, dapat disebabkan oleh berbagai faktor termasuk kelainan kromosom, masalah kesehatan ibu, atau faktor lingkungan. Secara psikologis, aborsi spontan sering kali memicu respons duka yang mendalam (grief), perasaan bersalah, depresi, atau kecemasan pada orang tua. Dukungan psikologis pasca-kejadian sangat penting untuk membantu individu memproses kehilangan tersebut dan mencegah gangguan kesehatan mental jangka panjang seperti PTSD (Post-Traumatic Stress Disorder).

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG).
  • APA Dictionary of Psychology
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback